Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BC Batam Klaim Gencar Tekan Rokok Ilegal, Fakta di Lapangan Justru Sebaliknya

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:10 WIB Last Updated 2026-08-20T13:11:54Z
Peredaran rokok tanpa pita cukai semakin marak di Batam, BC Batam Dinilai tidak berdaya 

Batam, Pemburufaktanews.com - Kinerja Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe B Batam kembali menjadi sorotan. Meski sudah berganti kepemimpinan, peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai di wilayah Kepri belum menunjukkan tanda-tanda mereda.


Berdasarkan penelusuran di lapangan, rokok ilegal justru semakin leluasa beredar dan menguasai pasar. Dua merek baru, PSG dan UFO Mind, disebut-sebut mulai mendominasi penjualan. Informasi yang dihimpun menyebutkan distribusi kedua merek tersebut diduga dikendalikan oleh seorang berinisial WL.


Peredaran rokok tanpa pita cukai ini tidak hanya terbatas di Batam. Data di lapangan menunjukkan PSG dan UFO Mind telah menembus pasar di Karimun, Tanjungpinang, hingga sejumlah daerah lain di Kepri.


Klaim "Konsisten Menekan" vs Realita Pasar


Menanggapi maraknya peredaran rokok ilegal, Kepala Seksi Humas BC Batam, menegaskan pihaknya tetap berkomitmen memberantas.


"Maaf lagi rapat pak. Tapi secara garis besar dapat kami sampaikan bahwa kami tetap konsisten untuk terus menekan peredaran rokok ilegal," ujar Kasi Humas BC Batam kepada wartawan, Kamis 20/8/2026.


Namun pernyataan tersebut kontras dengan kondisi di lapangan. Pantauan di sejumlah titik, mulai dari toko eceran hingga grosir menunjukkan rokok merek PSG dan UFO Mind dijual secara terbuka tanpa hambatan berarti.


Harga jualnya pun jauh di bawah pasaran rokok legal, yakni berkisar Rp12.000 – Rp15.000 per bungkus, sehingga daya saing produk legal yang taat cukai semakin tertekan.


Pimpinan BC Batam Pilih Bungkam 


Upaya konfirmasi kepada Kepala Kantor BC Batam, Agung Widodo, S.Sos, belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan terkait masifnya peredaran rokok ilegal tersebut.


Minimnya keterbukaan informasi dari pimpinan tertinggi BC Batam menambah tanda tanya publik terhadap keseriusan institusi tersebut dalam menindak jaringan distribusi rokok ilegal.


Padahal, maraknya rokok ilegal tidak hanya merugikan produsen legal, tetapi juga berpotensi menimbulkan kebocoran penerimaan negara dari sektor cukai.


Publik kini menanti langkah konkret BC Batam. Bukan sekadar pernyataan, melainkan aksi nyata berupa penindakan agar kepercayaan masyarakat dapat dipulihkan.

×
Berita Terbaru Update